Selamat pagi, tulisan di pagi ini agak berbeda. Sebelum menulis saya telah mempersekutukan pikiran saya dengan mesin, dulu AI yang saya anggap pemicu ketumpulan otak untuk berpikir, sekarang saya gunakan AI untuk setiap pekerjaan saya.
Haduuuh....... ego dan idealisme akan kalah ketika kecepatan selesainya pekerjaan lebih diutamakan.
Intinya saya sudah hapir 6 bulan terakhir menggukan AI untuk segala kepentingan pekerjaan saya. Dampak baiknya saya cepat membiasakan diri dan lebih mempercepat pekerjaan saya, project kompleks yang seharusnya dikerjakan 3 bulan bisa dikerjakan 2 minggu bahkan kurang dari 2 minggu.
Namun ketika sudah ketergantungan dengan AI saya mulai menjadi tidak percaya diri dengan langkah teknis yang saya kerjakan pada project saya dan benar saja cara-cara klasik yang saya gunakan untuk bekerja dan beberapa tutorial yang pernah saya baca untuk menyelesaikan masalah pada problem yang sama terlihat kuno karena solusi yang diberikan oleh AI.
AI memberikan sudut pandang yang berbeda dengan memperlihatkan penyelesaian masalah yang sederhana namun sangat solutif.
Contoh AI membantu pekerjaan saya saat ini, saya ingin memiliki backup ISP untuk jaringan saya dengan topologi seperti ini :
ISP 1 = ISP1 (utama)
ISP 2 = ISP2 (backup)
ether1 = ISP1
ether2 = ISP2
Kofigurasi ISP1 :
Buat Host Check (Recursive Target) berugna untuk check koneksi dengan marking gateway ISP1 dengan cara melakukan ping ke ip 8.8.8.8 (google DNS)
/ip route
add dst-address=8.8.8.8 gateway=192.168.1.1 scope=10 comment="ISP1"
Buat default route gateway untuk ISP1 :
/ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=8.8.8.8 \
distance=1 target-scope=11 check-gateway=ping \
comment="Gateway_ISP1"
Kofigurasi ISP2 :
Buat Host Check (Recursive Target) berugna untuk check koneksi dengan marking gateway ISP2 dengan cara melakukan ping ke ip 1.1.1.1 (google DNS)
/ip route
add dst-address=1.1.1.1 gateway=192.168.2.1 scope=10 comment="ISP2"
Buat default route gateway untuk ISP2 :
/ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=1.1.1.1 \
distance=2 target-scope=11 check-gateway=ping \
comment="ISP2"
Dari konfigurasi yang digenerate oleh AI kita tidak perlu menggunakan fitur Netwatch atau loadbalance yang rumit dengan konfigurasi mangle atau firewall. Sederhana sekali bukan ? dari konfigurasi tersebut bisa dilihat primarry dan secondary ISP hanya diatur pada distance ganti dengan value 1 untuk primnary dan 2 untuk menjadi secondary.


0 Komentar